LOGBOOK KKN 220 HARI KE-26

Pagi hari di desa Narawita selalu memiliki keunikan tersendiri. Suasana yang masih tenang dan sejuk, dihiasi oleh pohon-pohon yang berdaun lebar, membuat setiap momen menjadi berharga. Kami menghadiri pengajian desa, sebuah tradisi yang telah berlangsung lama dan diadakan selama dua Minggu sekali tepatnya di hari Jum'at. Di sini, kita tidak hanya mendengarkan cerita tentang sejarah dan agama, tetapi juga berinteraksi dengan warga desa lainnya. Suasana yang hangat dan penuh dengan kebersamaan membuat setiap pengajian menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Dan beberapa dari kami juga mengawali pagi tadi dengan senam.


Setelah pengajian, kami bertemu dengan Mang Entis, seorang tokoh yang sangat berpengaruh di desa. Kami membahas tentang program sosialisasi pemilahan sampah yang sedang berlangsung. Mang Entis menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilah sampah. Dengan demikian, kita dapat mengurangi polusi dan menjaga kebersihan lingkungan. Kami sangat terinspirasi oleh dedikasinya dan berusaha untuk ikut serta dalam program ini. Diskusi dengan Mang Entis tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga semangat untuk berkontribusi pada kebaikan bersama.

Setelah diskusi, kami melanjutkan ke lapangan untuk membimbing bermain anak-anak desa. Mereka sangat antusias dan gembira, bermain dengan penuh semangat. Kami membantu mereka dalam berbagai permainan tradisional, seperti egrang, bermain bangbarongan, bermain bola dan bermain dengan mainan tradisional lainnya. Melihat mereka bermain dengan penuh kebahagiaan membuat saya merasa bahagia juga. Membimbing bermain anak-anak desa bukan hanya tentang menghibur, tetapi juga tentang membantu mereka tumbuh dengan nilai-nilai positif.


Hari ini berakhir dengan kegiatan yang sangat menyenangkan, yaitu bakar ayam untuk makan-makan bersama. Suasana yang hangat dan penuh dengan aroma ayam bakar membuat setiap orang merasa betah. Kami duduk di sekitar api unggun, berbagi cerita dan menikmati makanan yang lezat. Makan-makan bersama bukan hanya tentang menikmati makanan, tetapi juga tentang memperkuat ikatan dan kebersamaan di antara teman-teman sekelompok. Setelah hari yang penuh dengan kegiatan positif, kami merasa sangat beruntung untuk bisa menjadi bagian dari kelompok yang begitu hangat dan ramah.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

LOGBOOK KKN HARI KE-32

LOGBOOK KKN 220 DESA NARAWITA HARI KE-3